Rabu, 12 Desember 2018

Korupsi Butakan Masyarakat, Jangan Salahkan Pihak Lain



Di Indonesia masih marak kejadian kejahatan seperti perusakan integritas dalam pelaksanaan tugas-tugas publik dengan penyuapan dan balas jasa atau yang disebut korupsi. Indonesia menduduki  posisi negara No.96 dari 180 negara di dunia dengan tingkat korupsi paling tinggi, ini membuat Indonesia terlihat prihatin akan kondisi dan kualitas masyarakatnya. Banyaknya penyalahgunaan jabatan dan amanah untuk kepentingan pribadi membuat masyarakat buta akan harta dan jabatan. 

Tindakan tidak terpuji ini hendaknya diberantas dengan tuntas, walaupun kecil kemungkinan teratasi dengan cepat Pemerintah Indonesia telah berupaya dalam mengatasinya dengan pencegahan, penindakan, upaya edukasi dan lain sebagainya. Dan  sekarang tinggal bagaimana kita sebagaimana masyarakatnya bisa mengemban amanah demi kepentingan negara dan bangsa. Karena korupsi tidak terjadi dikalangan pejabat saja, korupsi juga bisa terjadi pada diri setiap orang. 

Dengan tingginya kasus korupsi di Indonesia juga membuat runtuhnya moral elite dalam berpolitik. Pada intinya kita hidup dizaman semua hal bisa di politikan. Hal ini boleh saja asal tidak merusak dan membuat runtuh moral elite kita sebagai masyarakat yang baik dalam berpolitik. Indonesia mengalami penurunan juga kemerosotan dalam berbagai aspek dan bidang dari adanya korupsi itu sendiri. 

Jadi sebenarnya kedamaian, kesejahteran bangsa Indonesia ada pada diri orang Indonesianya itu sendiri. Jika memang masyarakat menginginkan kesejahteraan negara haruslah kita menjadi masyarakat yang baik yang bisa taat akan peraturan negaranya. Dimulai dengan diri sendiri untuk  berlaku jujur akan segala hal. Pengembanan amanah entah itu sebagai pemimpin, wakil rakyat, mahasiswa atau bahkan sebagai anak dari sebuah keluarga bisa dilatih saat ini juga untuk memperbaiki moral dan kualitas masyarakat Indonesia.

Oleh : Dhea Rijki Kusmawati
Mahasiswa KPI UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Jln Soreang-Cipatik kp. Badaraksa no.29, No.Hp: 089656848520 , e-mail: dhearyzki@gmail.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar